Dewan Keamanan PBB akhirnya mengetuk palu: Mandat Internasional untuk Gaza telah dibuka dan jalan menuju Palestina merdeka makin terang.
Polri menyiapkan 350 personel Brimob untuk mendukung misi perdamaian internasional, termasuk penugasan di Gaza, Palestina. Ratusan personel itu saat ini sedang digempleng.
Menjelang pemungutan suara penting di Dewan Keamanan PBB mengenai rencana perdamaian Gaza yang diusulkan AS, pemimpin Israel sudah menolak berdirinya negara Palestina.
Suhu dingin ekstrem dan banjir saat ini harus dihadapi ratusan ribu warga Palestina yang bertahan hidup di tenda pengungsian seluruh Jalur Gaza.
DK PBB melakukan pemungutan suara, Senin (17/11/2025) terkait rancangan resolusi rencana perdamaian Gaza versi Trump. Namun, resolusi Trump terancam ditolak, seruan keadilan Palestina menggema.
Sebanyak 15 jenazah warga Palestina telah dikembalikan di tengah seruan dunia untuk keadilan Gaza, menurut otoritas kesehatan di Gaza.
Biadab! Sebuah masjid di Tepi Barat dibakar oleh pemukim Israel dan 2 warga Palestina dibunuh pasukan militer. Kekerasan di Tepi Barat kembali memuncak.
Dalam lanjutan proses pertukaran yang berlangsung di bawah kesepakatan gencatan senjata, Israel mengatakan telah menerima jenazah salah satu dari 4 sandera terakhir di Gaza.
Ngeri! AS ketahui pejabat Israel bahas penggunaan warga Palestina sebagai tameng hidup di Gaza, dengan mengirim mereka ke terowongan-terowongan yang dicurigai berisi bahan peledak.
Turki mendesak dunia agar Pasukan Stabilisasi Gaza jadi penjaga perdamaian sejati, bukan penonton penindasan warga Palestina.
Ngeri! 6.000 warga Palestina terpaksa diamputasi, anak-anak jadi korban utama kekejaman Israel. Ini menjadi tragedi di Gaza yang begitu memilukan.
Mediator AS menemui PM Israel Netanyahu untuk membahas rencana Donald Trump soal Gaza di tengah rapuhnya gencatan senjata.
Di tengah meningkatnya ketegangan dan penderitaan rakyat Palestina di Gaza, Turki jadi penjembatan. Ankara bergerak amankan jalur aman pejuang Hamas di Gaza, tantang dominasi Israel.
Kejam sekali, Pasukan Israel tangkap dengan brutal 442 warga Palestina dari rumah mereka selama Oktober 2025.
Pilu! Simak di sini kisah nyata dari balik jeruji besi, pengakuan warga Palestina yang ditahan di penjara Israel!