6 Penyebab Seseorang Bisa Meninggal saat Tidur, Nomor 4 Patut Diwaspadai
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Kematian saat tidur atau yang kerap disebut sebagai kematian nokturnal, dapat terjadi akibat berbagai kondisi medis. Gangguan pada sejumlah organ vital, terutama jantung dan paru-paru, dapat meningkatkan risiko seseorang meninggal ketika sedang tertidur.
Tidur merupakan kebutuhan penting bagi tubuh untuk memulihkan energi dan menjaga berbagai fungsi organ. Namun, dalam kondisi tertentu, seseorang dapat mengalami gangguan kesehatan serius yang berujung pada kematian saat tidur.
Kematian saat tidur dapat dipicu oleh berbagai kondisi. Oleh karena itu, menjaga kondisi kesehatan, mengendalikan penyakit yang sudah ada, menjalani pemeriksaan medis secara berkala, serta memastikan kualitas dan durasi tidur yang cukup merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.
Jika seseorang mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, gangguan irama jantung, kejang, atau gejala stroke, sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis.
Dirangkum Erakini, Jumat (21/8/2026), berikut enam kondisi yang dapat menjadi penyebab seseorang meninggal saat tidur:
1. Serangan Jantung
Infark miokard atau serangan jantung terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung terhambat. Kondisi ini menyebabkan otot jantung kekurangan oksigen sehingga sebagian jaringan dapat mengalami kerusakan atau kematian.


















