Kepala Unit Rudal dan Roket Hizbullah Ibrahim Kobeissi Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon
Akhmad Baihaqi Arsyad
BEIRUT, (ERAKINI) - Serangan kembali dilancarkan Israel ke Beirut selatan, Lebanon hingga menewaskan Kepala Unit Rudal dan Roket .

BEIRUT, (ERAKINI) - Serangan kembali dilancarkan Israel ke Beirut selatan, Lebanon hingga menewaskan Kepala Unit Rudal dan Roket .






Ini merupakan serangan kedua dari Israel yang menargetkan Hizbullah dalam beberapa hari usai serangan besar-besaran diluncurkan Israel pada Senin lalu di selatan dan timur Lebanon, yang menewaskan 550 orang lebih.
"Serangan Israel di pinggiran selatan Beirut menewaskan komandan militer Hizbullah Ibrahim Kobeissi," demikian menurut sumber yang dekat dengan Hizbullah melansir AFP, Rabu (25/9/2024).
Sementara itu, pihak Israel menyebut bahwa Kobeissi merupakan komandan jaringan rudal dan roket Hizbullah. Militer Israel mengatakan bahwa Kobeissi memimpin beberapa unit roket, termasuk unit rudal berpemandu presisi. Kobeissi disebut tewas usai terkena serangan bersama dengan komandan pasukan rudal dan roket Hizbullah lainnya.
"Kobeissi adalah sumber pengetahuan penting di bidang rudal dan memiliki hubungan dekat dengan para pemimpin senior militer Hizbullah," kata militer Israel.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan dalam pengarahan malam bahwa Hizbullah telah mengubah Lebanon selatan dan Lembah Bekaa "menjadi zona pertempuran" dan bahwa pesawat terus menyerang sasaran di sana sepanjang Selasa (24/9/2024).
Dalam sebuah unggahan telegram, Hizbullah telah mengonfirmasi bahwa Kepala unit rudal dan roket Hizbullah, Ibrahim Kobeissi telah mati syahid dalam sebuah serangan udara Israel di selatan Beirut, Lebanon, pada Selasa (24/9/2024) sore.
Pihak Hizbullah menyatakan bahwa Kobeissi tewas bersama dengan sedikitnya 2 komandan lain yang bersamanya saat itu.
Adapun Kobeissi adalah tokoh kunci dalam mengaktifkan rudal dan bertanggung jawab atas serangkaian serangan di wilayah Israel.
