Hizbullah: Jika Israel Berhenti Serang Gaza, Kami Akan Berhenti
Akhmad Baihaqi Arsyad
BEIRUT, (ERAKINI) - Lebanon saat ini sedang menunggu hasil perundingan Doha mengenai gencatan senjata di Gaza dan penarikan tentara dari front selatannya.
Dilansir dari Arab News, Kamis (11/7/2024) Sheikh Naim Qassem, wakil sekretaris jenderal Hizbullah, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Agresi Israel tidak akan berlangsung 9 bulan jika Amerika tidak mendukungnya dengan segala hal di tingkat militer, media, budaya, dan politik, serta sponsor dan tekanan internasional di Dewan Keamanan PBB.”
Qassem menambahkan bahwa aaat ini, ada pembicaraan tentang kemungkinan perjanjian, namun jika Amerika terus bertindak dengan cara yang sama, Benjamin Netanyahu (Perdana Menteri Israel) tidak akan menanggapi karena dia yakin Amerika tidak memberikan tekanan yang cukup terhadapnya.
"Jika Amerika menerapkan tekanan nyata, Netanyahu harus mengakhiri perang. Saat ini, mereka memudahkan dia melakukan kekejaman dengan membunuh anak-anak dan perempuan di Gaza. Pengalaman Gaza ada di hadapan kita. Israel awalnya berencana menghancurkan Gaza dalam 3 bulan, namun kini sudah 9 bulan dan mereka belum berhasil," ujarnya.
Menurut Qassem, jika mereka terus melanjutkannya, mereka tidak akan berhasil, dan Israel tidak boleh mengharapkan Palestina untuk menyerah.
Ketika membahas beberapa negara besar yang mencari solusi, Qassem berkata bahwa solusi dimulai dengan gencatan senjata, dan opsi lain apa pun tidak akan menghasilkan solusi.

















