Simak di sini poin-poin kesepakatan gencatan senjata Iran dengan Amerika Serikat (AS)!
Berikut ini respons dunia atas pengumuman gencatan senjata perang AS, Israel dengan Iran!
Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran sepakat gencatan senjata selama 2 minggu. Apakah ini menjadi awal jalan damai di Timur Tengah?
Donald Trump sebelumnya mengancam bahwa seluruh peradaban Iran akan musnah pada Selasa (7/4) malam jika Teheran tidak memenuhi tuntutannya.
Militer Iran menegaskan bahwa pihaknya tak gentar atas ancaman dari Presiden AS Donald Trump. Mereka menyebut Amerika Serikat delusional.
Iran secara tegas tetap melarang kapal-kapal pengangkut minyak yang terafiliasi dengan AS dan Israel, melintasi Selat Hormuz.
Amerika Serikat (AS) dan Iran saat ini dikabarkan tengah merumuskan kesepakatan gencatan senjata 45 hari di tengah ancaman perang. Akankah damai?
Laporan terbaru dari sumber intelijen Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa Iran tak akan segera melonggarkan cengkeraman Selat Hormuz.
2 jet tempur milik Amerika Serikat (AS) ditembak jatuh di Iran pada Jumat (3/4/2026). Awak yang hilang diburu di tengah konflik yang kian memanas.
Inggris mengumpulkan lebih dari 30 negara untuk mencari cara membuka Selat Hormuz yang lumpuh akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian kirim surat terbuka, tegaskan tak ada dendam pada rakyat Amerika Serikat (AS) di tengah ketegangan global.
Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa Amerika Serikat siap meninggalkan Iran tanpa kompromi. Akankah dunia terancam gejolak energi?
Pejabat Amerika Serikat menyebut bahwa AS berencana melanjutkan serangan militer ke Iran, kecuali di kawasan fasilitas energi Teheran.
Sebuah jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat, dilaporkan melakukan pendaratan darurat di Timur Tengah, dan diduga terkena serangan Iran saat kembali dari misi tempur.
Jika serangan tersebut terus berlanjut, Iran akan mengambil langkah balasan yang disebutnya sebagai “serius”.