Para peserta yang akan dikukuhkan sebagai petugas haji 2026 diminta terus mempersiapkan diri agar menjadi petugas yang tangguh dan siap melayani jemaah haji atau dhuyufurrahman di Tanah Suci.
Menurut Gus Irfan, kemampuan berbahasa Arab menjadi bekal penting bagi petugas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Menurut Muftiono, seluruh peserta dididik untuk menjunjung tinggi disiplin, kesiapan fisik dan mental, penguasaan fikih haji dan bahasa Arab, serta kompetensi sesuai bidang layanan masing-masing.
Menurut Arifatul, kehadiran petugas perempuan sangat penting untuk menghadirkan layanan yang berangkat dari empati dan perhatian terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan.
Setelah seluruh jemaah terdorong ke Mina, petugas Daerah Kerja (Daker) Mekkah melakukan penyisiran di area Muzdalifah untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal. Setelah dinyatakan aman, petugas kemudian bergeser menuju Mina.
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak meminta agar para petugas haji yang diberi penugasan di Arab Saudi dapat mendampingi dan melayani jemaah dengan risiko tinggi.
Penunjukan ini menjadi penanda komitmen Kemenhaj dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Peninjauan pada hari ke-17 pelaksanaan diklat dilakukan untuk memastikan kesiapan serta semangat para petugas haji yang akan bertugas melayani jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Dahnil menegaskan, pesani ni menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan dan layanan haji Indonesia tahun 2026.
Kegiatan TFG dipimpin oleh Koordinator TFG, Letnan Kolonel Infanteri Surnadi. Dalam simulasi itu, para peserta mendapatkan gambaran menyeluruh terkait pola pergerakan petugas dan jemaah, penempatan pos layanan, serta mekanisme pengamanan dan pengendalian di setiap wilayah tugas.
Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama para pejabat Kemenhaj serta fasilitator dari unsur TNI dan Polri. Setelah lari pagi, seluruh peserta mengikuti sarapan bersama.
Pelatihan diberikan untuk memastikan petugas mampu mengatur dan melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia agar memperoleh fasilitas akomodasi yang layak sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji.
Dengan mata yang masih berat, Anisa meninggalkan empuknya kasur demi memastikan satu hal yang kerap luput dari sorotan: konsumsi ribuan calon petugas haji harus tersedia.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, mengatakan kegiatan perlombaam yel-yel dan PBB menjadi bagian dari rangkaian diklat yang dikemas dengan pendekatan ala pendidikan militer.