Dwi Andreas Santosa (DAS) merupakan pengamat yang kerap menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah di bidang pertanian.
Mentan Andi Amran Sulaiman membongkar adanya proyek fiktif Rp5 miliar di Kementerian Pertanian yang melibatkan seorang pengamat pertanian. Amran memastikan proses hukum terhadap pengamat tersebut.
Pertemuan Megawati-Prabowo dinilai memiliki pesan yang cukup dalam serta menghasilkan deal-dealan politik.
Pengamat ekonomi menilai makan bergizi gratis Rp10 ribu per porsi belum penuhi standar gizi yang cukup.
Berikut ini ulasan tentang Connie Bakrie, pengamat pertahanan berpengaruh yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena kasus hoax.
Berikut profil Ujang Komarudin yang dilantik menjadi Jubir Kantor Komunikasi Presiden pada Senin (18/11/2024) kemarin.
Siapakah Kepala BUMN yang ideal?
Kursi ketua umum Kadin Indonesia sedang digoyang. Arsjad Rasjid terancam dilengserkan dari jabatan tertinggi di organisasi bisnis tersebut.
Pengamat sebut jabat tangan antara Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri ATR, AHY dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, tidak terlepas dari peran besar Jokowi.
Pengamat gunung api (PGA) mengabarkan, Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi mengeluarkan 2 kali letusan dengan ketinggian abu mencapai 700 meter.
Sederet program kerja yang disampaikan ketiga capres saat debat, Minggu (4/2/2024) belum menjawab permasalahan dasar terkait aspek kesejahteraan rakyat, kata Pengamat Sosial.
Bergabungnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa TKN Prabowo-Gibran akan menambah daya gedor sekaligus meningkatkan elektabilitas Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran, menurut pengamat politik.
Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah menyebut, ada data yang di Kemhan yang bersifat konfidensial atau rahasia, sehingga Prabowo tak bisa sembarangan membukanya ke publik.
Dukungan ulama kondang Gus Miftah sangat efektif untuk pasangan Prabowo-Gibran, kata pengamat politik dari Center for Public Policy Studies (CPPS) Indonesia Novarel Saefuddin Zuhry.
Pakar politik dari Universitas Andalas, Padang, Asrinaldi mengatakan Prabowo Subianto berpotensi kehilangan pendukung dari kalangan menengah ke atas dan intelek lantaran calon presiden nomor 2.