Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menegaskan, Kemenag harus jadi mediator antara negara dengan civil society.
Menag Nasaruddin Umar menyebut bahwa KUA bukan kantor biasa, melainkan wujud kehadiran negara dalam setiap pembentukan keluarga.
Menurut Nasaruddin, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar seharusnya menjadi teladan dalam penyediaan fasilitas inklusif. Ia menilai sejumlah negara Barat justru lebih maju dalam hal perancangan fasilitas publik bagi penyandang disabilitas.
Prof Nasaruddin menyampaikan pentingnya peran zakat sebagai instrumen solidaritas kemanusiaan dan pendorong keadilan sosial.
Rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 Kemenag resmi ditutup. Puncak HGN 2025 dirangkai dengan Doa Guru dan Donasi untuk Negeri, Sabtu (6/12/2025).
Bantuan Rp155,5 miliar diserahkan oleh Menag Nasaruddin Umar untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar.
Gelak tawa dan sorak antusias terdengar dari berbagai sudut ruang belajar. Para guru, pegawai, dan siswa tampak menikmati kesempatan langka tersebut.
Menag menjelaskan, hasil rangkaian seminar itu akan dirumuskan secara komprehensif oleh UIN Jakarta sebelum disampaikan kepada Presiden melalui Kementerian Luar Negeri.
Puncak Natal Kementerian Agama 2025 digelar pada 29 Desember 2025 di Jakarta. Menag Nasaruddin menekankan persatuan umat Katolik dan Kristen untuk memperkuat persaudaraan.
Sayembara ini merupakan inisiatif Subdirektorat Kemasjidan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.
Menurut Prof Nasaruddin, marbot sering kali hanya dipandang sebagai petugas kebersihan masjid. Padahal, kata dia, tugas mereka jauh lebih besar dan krusial.
Perayaan Natal Kemenag Tahun 2025 resmi dimulai. Menteri Agama Nasaruddin Umar melepas peserta Jalan Sehat Lintas Agama, Minggu (23/11/2025).
Menag Nasaruddin Umar menekankan perumusan komprehensif Direktorat Jenderal Pesantren, yaitu harus dibangun melalui kajian ontologis 3 arus besar pendidikan.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pendekatan tafsir induktif berwawasan keindonesiaan untuk menghadapi era post-truth. Dorongan ini disampaikan saat membuka Ijtimak Ulama Tafsir Al-Qur’an 2025 di Jakarta.
Kemenag melalui Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) meluncurkan Buku Ekoteologi, Buku Peta Jalan Moderasi Beragama, dan Buku Trilogi Kerukunan, Jumat (14/11/2025).