Saya juga mencermati lalu lalang informasi di group medsos, termasuk respons dari teman-teman tentang tulisan saya sebagai sumber ide.
Ajaran Islam memberi status hukum minuman keras menjadi haram karena daya rusaknya jauh lebih besar dari manfaatnya.
Kita bisa bayangkan seorang dosen dengan keilmuan multidisipliner ingin menyampaikan presentasi tentang potensi radar untuk menandai keberadaan makhluk halus atau makhluk yang tidak bisa teridentifikasi.
Dengan pengetahuan agama, banyak dari kita menghafal ayat dan hadis populer, memahami hukum-hukum beragama, sampai pada perdebatan teologis, misalnya tentang takdir.
Sebelum era digital, berbagi kepada yang tidak mampu dilakukan dengan cara tatap muka. Mereka menerima langsung bantuan berupa uang tunai. Tapi sekarang, semuanya serba digital.
Menjadi seorang da'i di era digital memiliki tantangan yang tidak mudah. Selain persaingannya yang ketat pendakwah memiliki peranan penting dalam penyebaran syiar agama Islam.
Masifnya Al-Quran digital yang dapat diakses umat Islam melalui berbagai platform menjadi kajian fiqih tersendiri.
Era digital yang menyapa kita, rupanya berdampak pada lahirnya tasbih digital. Produsen tasbih menciptakan tasbih yang kecil seperti cincin.
Ketika sebuah zat diharamkan oleh agama, itu artinya memiliki efek terhadap keberlangsungan kehidupan, ancaman terhadap nyawa dan tatanan sosial
Karena cinta itu adalah sesuatu yang ada dalam diri, maka cara mewujudkannya cenderung variatif, tergantung karakter diri yang mengekspresikannya.
Penulis mengajak berinteraksi melalui coretan ini tentang bagaimana kesejatian itu bisa tergali menjadi sesuatu yang tampak pada setiap diri
Apakah benar Danantara bisa menjadi instrumen pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan? Tulisan Fandi Ahmad ini mencoba menguraikan peluang dan potensi Danantara dalam menumbuhkan perekonomian.
Sekalipun sudah ada Ormas Islam yang jauh-jauh hari mengumumkan awal dan akhir Ramadan, tetap saja hasil sidang isbat yang dilaksanakan oleh pemerintah sangat ditunggu.
Pusbangkom SDM adalah satu-satunya lembaga di Kementerian Agama yang diberi otoritas sangat tinggi dan mandat yang sangat istimewa, yaitu mengembangkan kompetensi SDM di lingkungan Kemenag.
Keterlambatan dalam kematangan emosional, finansial, religius, dan intelektual tetaplah bukan akhir dari perjalanan hidup seseorang. Apa maksudnya? Simak jawabannya dalam ulasan gagas berikut ini.